21 Juli

Cara Menjahit Kaos Oblong


Menjahit kaos oblong sebetulnya hal yang cukup mudah dibanding menjahit pakian bermodel lainnya seperti kemeja, celana pria atau model lainnya. Tetapi untuk bisa mejahit menjahit kaos oblong setidaknya diperlukan empat macam mesin jahit yang fungsi dari setiap mesinnya berbeda-beda. Oke sahabat, pada kesempatan kali ini in sya Allah KASUBA akan sharing mengenai cara menjahit baju kaos oblong. Di sini ada beberapa tahapan yang akan kita paparkan, silahkan langsung simak saja.

Berikut beberapa tahapan dalam menjahit kaos oblong

 

1. Siapkan Bahan

Langkah pertama tentunya kita harus menyiapkan dulu bahannya lalu kita potong sesui pola yang kita miliki

2. Overdeck Ujung Lengan

Langkah selanjutnya yaitu mengoverdeck atau mengklim ujung lengan sebelum kedua bagian  lengan tersebut kita pasang ke badan nantinya. Tentunya di sini kita harus menggunakan mesin overdeck atau mesin kam.

3. Menggabung Pundak

Berikutnya menggabung keduang bagian pundak kiri dan kanan, disini kita menggunakan mesin obras. Perlu sahabat ketahui, dalam proses menjahit kaos, mesin yang paling berperan dalam menjahit kaos adalah mesin obras benang empat, mesin tersebut perannya hampir 90% dibanding mesin-mesin lainnya

4. Memasang Rib Leher

Sambunglah kedua bagian ujung rib untuk leleher lalu selanjutnya kita pasang pada bagian leher kaos oblong yang tadi sudah kita sambung kedua bagian pundaknya.

5. Menindis Leher

Tindislah bagian leher dimuali dari sambungan pundak bagian kanan lalu memutar ke arah depan hingga berakhir di sambungan pundak bagian kiri. Di sini kita menggunakan mesin jahit jarum satu atau mesin jahit biasa

6. Menutup Sambungan Pundak Dengan List

Dalam menutup sambungan pundak ini kita harus menggunakan mesin jahit rantai atau mesin distro dan dalam proses ini juga kita memerlukan list yang ukuran lebarnya adalah 22mm. Sahabat yang ingin mengetahui cara memotong list yang panjangnya tanpa batas tanpa menggunakan mesin pemotong list khusus bahkan cukup hanya menggunakan gunting, sahabat bisa memonton videonya di sini.

7. Memasang Lengan

Pasanglah kedua bagian lengan yaitu bagian kiri dan kanan dengan menggunakan mesin obras

8. Menggabung Badan Kaos

Gabunglah bagian sisi kiri dan kanan badan kaos masih dengan menggunakan mesin obras dangan jangan lupa untuk melakukan penguncian di awal obrasan yaitu pada bagian ujung lengan supaya obrasan tidak lepas dan ujung lengan kaos menjadi terbuka obrasannya.

9. Overdeck Bagian Bawah

Langkah terakhir adalah mengklim atau mengoverdeck bagian kaki atau bagian bawah kaos dan tentunya dengan menggunakan mesin overdeck. Lakukan pengkliman dengan rapi dan jangan ada bagian bahan kaos yang keluar-keluar. Sampai sini proses menjahit kaos oblong telah selesai.

Berikut adalah hasilnya dan kaospun siap dipasarkan

 

Untuk lebih jelasnya langkah-langkah cara menjahit kaos oblong, Anda bisa memonton video berikut

Cara Menjahit Kaos PDL [Video]

 Kaos PDL atau kaos Komando adalah sebuah model kaos yang dirancang untuk kegiatan outdor seperti outbond, kemping, mendaki gunung dll. Kaos jenis ini juga sering dipakai oleh tim SAR, Security, anggota TNI, POLRI DLL. Perbedaan antara desain kaos biasa dengankaos PDL ini adalah terletak pada siku dan pundak, pada kedua bagian tersebut ada penambahan bantalan busa, hal ini dimaksudkan untuk melindungi kedua bagian anggota tubuh tersebut pada saat kita melakukan kegiatan-kegiatan ekstrim di luar rumah.

Pada postingan kali ini Kasuba akan menayangkan sebuah video cara menjahit kaos PDL yang kami ambil dari Channel Youtube-nya Kasuba Craft. Video menampilkan proses-proses menjahit kaos dan cara mejahit pada bagian-bagian tertentu. Buat sahabat Kasuba selamat menonton semoga video ini bermanfaat


Cara Memotong List Adidas Panjang Tanpa Batas dan Tanpa Putus [Video]

 List atau bis dalam dunia menjahit sudah tidak asing lagi. Untuk bis bahan non kaos sudah banyak dijual list yang sudah jadi di pasaran tapi untuk list bahan kaos saya belum tau atau menemukan bis yang dijual. khusus konveksi kaos, list diperlukan untuk variasi kaos dan celana training. Biasanya untuk list celana training kita sebut dengan list Adidas karena list ini mengacu pada sebuah merk celana training yang menggunakan list tersebut. Selain itu, list kaos juga diperlukan untuk variasi list faving atau list selip pada kaos dan celana, biasanya jenis list ini diselipkan pada sambungan jahitan/obrasan pada kaos dan pemasangannya memerlukan corong yang dipasang pada mesin obras. Untuk list-list yang digunakan pada variasi kaos olah raga biasanya menggunakan bahan list dari bahan trilobel, tapi untuk list yang digunakan pada pundak kaos katun untuk menutupi bagian pundak dan leher belakang, bahan list harus dari bahan katun yang sama dengan bahan yang digunakan untuk kaos. Dalam proses pemasangan menggunakan mesin jahit rantai atau mesin distro.

Sebetulnya ada mesin khusus untuk membuat list tapi bagi konveksi yang belum tersedia mesin pembuat list bisa melakukannya secara manual. Beberapa waktu yang lalu saya ditanya oleh salah satu pelanggan pola kaos Kasuba, bagaimana cara membuat list kaos dan akhirnya saya jawab dengan sebuah video yang saya upload di youtube. Biar lebih bermanfaat maka video ini saya share juga disini. Semoga bermanfaat.


Jual Pola Kemeja Pria Format CDR

Kemeja pria adalah salah satu model pakaian pria berkrah yang setiap orang tentunya tidak asing lagi. Sudah hampir 2 tahun Kasuba menjual pola kaos lengkap dan alhamdulillah sudah terjual ratusan pola baik itu pola konvensional ataupun softcopy ke seluruh penjuru Nusantara bahkan ada pembeli dari negri tetangga. Dan kali ini Kasuba akan menawarkan pola kemeja pria berupa softcopy berformat CDR.

Sebetulnya sudah sejak lama Kasuba menjual pola kemeja pria ini dan sudah banyak pula yang membeli pola tersebut hanya saja baru kali ini ada kesempatan mempublikasikan di website dan in sya Allah menyusul di channel youtube dan sosial media. Bagi Anda yang mencari pola pakaian pria khususnya pola kemeja maka sangat bagus pola kemeja pria format CDR ini untuk anda miliki.

Alasan Kasuba menawarkan pola softcopy format CDR selama ini karena pola softcopy memiliki beberapa kelebihan dibanding pola konvensional. Diantara kelebihannya adalah:

  • Pola softcopy bisa untuk produksi pakaian dengan sistem cetak fullprint/digital/sublim tapi selain itu juga bisa untuk membuat pola real dengan cara mencetaknya ke media kertas.
  • Pola softcopy mudah dalam penyimpanan karena berupa file soft dan bisa disimpan bertahun-tahu. Untuk menghindari hilangnya file kita bisa membackupnya di banyak tempat/banyak perangkat
  • Pola softcopy mudah untuk kita modifikasi bagi yang tahu sedikit ilmu Coreldraw dan ilmu pola pakaian
  • Pola softcopy bisa kita perbanyak dengan mudah, dan masih banyak kelebihan lain.

Disini ada juga contoh tampilan pola kemeja pria yang Kasuba Tawarkan



Pola kemeja pria CDR ini bisa Anda dapatkan dengan cukup murah

Harga Pola Kemeja Pria Format CDR

Rp. 150.000,-

 

Utuk pemesanan dan info lebih lanjut bisa melalui Whatsapp di

0821 3440 8338

File pola kemeja pria akan dikirim melalui email setelah proses pembayaran!!!

Perlu juga Anda ketahui, gambar pola di dalam file sudah ukuran real dan pola sudah ditambah untuk kampuh/jahitan dan lipatan jadi Anda tidak perlu menambah lagi space untuk jahitan.

Dan bukan hanya pola kemeja pria versi CDR yang kami tawarkan, pola kemeja pria konvensional berbahan kertas duplex juga bisa Anda pesan (pre order)

Harga Pola Kemeja Pria Format Konvensional/Kertas Duplex

Rp. 200.000,-

Harga belum termasuk ongkir!!!

Untuk pemesana pola konvensional, silakna Anda tulis jenis pola, nama lengkap dan alamat lalu kirimkan ke nomor Whatsapp yang tertera. Pembayaran setelah pola ready dan siap kirim.

Cara Memasang Corong List Adidas Pada Mesin Kam Atau Overdeck [Video]

 Ada beragam rupa dan bentuk corong mesin jahit. Corong ini adalah merupaka sebuah alat bantu atau alat tambahan untuk menjahit model tertentu dan biasanya untuk keperluan memasang list, membuat klim dll. Corong yang mau saya bahan adalah colong untuk pemasangan list adidas dan biasanya corong ini untuk keperluan menjahit celana training ataupun kaos-kaos olah raga yang disana terdapat list adidas. Kenapa disebut list adidas? Sebetulnya istilah ini mengacu pada sebuah merk pakaian olah raga bermerk Adidas yang di pakaian tersebut terdapat list variasi serupa.

Seperti biasa, video ini saya buat karena ada salah satu customer pola /pattern kaos dari Pekanbaru dan menghubungi saya, beliau ingin dibelikan 2 buah corong Adidas dan sekalian minta dijelaskan cara pemasangan dan penggunaannya. Maka setelah itu saya membuat video cara pemasangan corong Adidas tersebut pada mesin kam atau overdeck. Kalau Anda belum tau cara pemasangnya bisa juga ikut menonton pada video berikut, semoga bermanfaat.

Daftar Alamat Toko Bahan Kaos di Purwokerto Dan Sekitarnya

Sahabat Kasuba, Pada posting lain pernah dimuat tulis Daftar Alamat Toko Alat Konveksi di Purwokerto maka pada posting kali ini saya tulis kembali Daftar Alamat Toko Bahan Kaos di Purwokerto. Sengaja saya buat tulisan ini sebagai bahan referensi untuk anda yang akan memulai usaha konveksi. khususnya di bidang kaos. Tulisan ini juga muncul berawal dari pertanyaan salah seorang sahabat Kasuba yang menanyakan dimana saja toko bahan kaos yang bisa di datangi untuk daerah Purwokerto dan sekitarnya.

Ini adalah daftar alamat toko bahan kaos di daerah Purwokerto dan Purbalingga

1. Toko Dunia Baru
Alamat : Jl. Kombas 1 No. 5198 Purwokerto
Phone : (0281) 6576806

2. Toko Makmur Jaya
Alamat : Jl. Jatiwinangun No. 44 Purwokerto
Phone : (0281) 636141

3. Toko Dwi Jaya
Alamat : Jl. Pramuka No. 136 Purwokerto
Phone : (0281) 637465
HP : 0813 28724653

4. Toko Dahlia Purwokerto
Alamat : Jl. S. Parman No. 25 C Purwokerto
Phone : (0281) 7666886
Fax : (0281) 626800

5. Toko Dahlia Purbalingga
Alamat : Jl. MT. Haryono No. 45 C Purbalingga
Phone : (0281) 7626886
Fax : (0281) 896800

6. Toko Perwira
Alamat : Jl. DI Panjaitan No. 41 Purbalingga
Phone : (0281) 892885

Daftar Alamat Toko Alat-Alat Konveksi di Daerah Purwokerto

Toko alat konveksi. Dulu di tahun 2010 an, saat awal-awal memasuki kota Purwokerto saya sempat tersesat sampai ke Stasiun Kereta Api Purwokerto, maklum saya bukan orang yang dilahirkan di Kabupaten Banyumas. Hingga saat ini pun masih belum tahu semua jalan yang ada di Purwokerto apalagi untuk daerah pusat kota. Jalan jalan yang saya lewati pun belum tahu semua

namanya, nama jalan yang saya ketahui hanya jln. Jendral Sudirman, jl. Gerilya, jl. Patriot, jl. Pramuka dan jl. Overste Isdiman.

Sekarang setelah buka usaha, saya dituntun untuk tahu tempat-tempat di kota Purwokerto khususnya untuk daerah toko-toko alat konveksi dan mesin jahit. Untuk mengingat toko-tersebut akhirnya saya punya ide untuk mencata satu-satu alamat toko-toko yang ada di Purwokerto dan sekitarnya dan akhirnya saya putuskan untuk menyusun dan mempostingnya di blog ini.

Dibawah ini merupakan daftar alamat toko-toko penyedia alat jahit:

Toko Mesin Jahit dan Suku Cadang

• Lancar Langgeng
Alamat: Jl. Jendral Sudirman, Ruko Satria Plaza B4, Purwokerto Telp: (0281) 634080

• Toko Cilik
Alamat: Jl. Overste Isdiman No.12, Purwokerto
Telp. (0281) 637488

• Cahaya Prima
Alamat: Jl. Komisaris Bambang Suprapto No.20, Purwokerto
Telp. (0281) 639346

Toko Alat-Alat Konveksi

• Toko Satria
Alamat: Jl. Jendral Sudirman No. 599, Purwokerto
Telp. (0281) 633819

• Cahaya Prima
Alamat: Jl. Komisaris Bambang Suprapto No.20, Purwokerto
Telp. (0281) 639346

Toko Bahan Kaos dan Alat Sablon

• Dunia Baru
Alamat : Jl. Kombas 1 No. 5198 Purwokerto
Telp. (0281) 6576806

• Makmur Jaya
Alamat: Jl. Jatiwinangun No.44 Purwokerto
Telp. (0281) 636141

• Dwi Jaya
Alamat: Jl. Pramuka No. 136 Purwokerto
Telp. (0281) 637465

• Toko Perwira
Alamat: Jl. DI Panjaitan No. 41 Purbalingga
Telp. (0281) 892885

• Toko Rizqika
Alamat: Jl. Wirayuda No. 28 (Belakang PMI)
Purbalingga Kidul, Purbalingga
Telp. (0281) 894285

Untuk sementar hanya itu daftar alamat yang saya ketahui, lain waktu akan di-update untuk menambah daftar alamay yang ada. Bagi Anda warga Kab. Banyumas yang mengetahui alamat lainnya silahkan menambahkan si kolom komentar.

Mengenal Berbagai Jenis Bahan Kaos

Banyak diantara kita yang belum mengenal jenis-jenis bahan kaos, kita taunya cuma memakai, mungkin juga karena kita tidak berkepentingan untuk mengetahui macam-macam bahan kaos. Walau Anda tidak berniat berbisnis di bidang kaos, tidak ada salahnya untuk mengenal bahan-bahan kaos setidak nya supaya kita tau disaat kita mau membeli atau memesan kaos, bahan jenis apa yang digunakan untuk kaos tersebut.


Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE, danHyget. Jenis bahan kaos diatas umumnya digunakan untuk kaos oblong. Untuk kaos berkerah atau kaos polo ( polo shirt), biasanya digunakan bahan cotton pique atau lacoste . Sedangkan untuk jaket, jumper, atau hoodie, biasanya digunakan bahan fleece atau terry dan diadora .

JENIS BAHAN KAOS

1. 100% COTTON COMBED
Serat benang lebih halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, 30s, 40s. Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, dan semakin mahal harganya. Untuk kaos distro umumnya memakai jenis 20 s dan 30s, sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dipakai juga untuk item dengan desain tertentu, seperti kaos khusus cewek atau pakaian dalam, menyesuaikan karakter bahannya.

2. 100% COTTON CARDED
Seperti halnya bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, dll, berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Hanya saja serat benang yang digunakan dalam bahan cotton carded ini kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed, memiliki tekstur kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas alam.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. TC (TETERON COTTON)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan bahan kaos katun (Cotton), bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah.

5. POLYESTER atau PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi kemudian dibuat untuk bahan kaos berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.

6. HYGET
Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah. Seperti yang kita ketahui, bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk suatu benang menjadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting. Baik jenis benang maupun tipe rajutan pada kain kaos berbeda-beda.

 

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

1. SINGLE KNITT

(Contoh: Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s, huruf S berarti single knitt) Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single. Penggunaan bahan kaos hanya satu permukaan saja, artinya kaos tidak bisa digunakan dibolak-balik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching ). Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

2. DOUBLE KNITT
(Contoh: Cotton Combed 20d, 24d, 30d, 40d, huruf D berarti double knitt) Sebutan lainnya adalah interlock. Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double sehingga bahan kaos bisa digunakan bolak-balik (atas bawah tidak masalah). Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi dan anak-anak.

3. PIQUE ATAU LACOSTE
Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan texture / corak atau motif. Penggunaan tidak bisa dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah. Sama seperti combed, kain pique/lacoste di pasaran dapat dibedakan berdasarkan bahan dasarnya (cotton, cvc, polyseter), jenis benangnya (20′s, 30′s), serta corak rajutannya.

4. STRIPER ATAU YARN DYE
Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak bisa di bolak-balik. Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing harus openset / belah. Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

5. DROP NEEDLE
Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya bisa di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur. Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.

 

JENIS BENANG UNTUK BAHAN KAOS

Bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk suatu benang menjadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting dengan mesin khusus.

1. BENANG 20S.
Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 180 sampai dengan 220 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. BENANG 24S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. BENANG 30S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. BENANG 40 S
Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

Jenis-jenis Rajutan Bahan Kaos

Tak banyak dari kita yang mengetahui bahwa kaos oblongternyata dapat terbuat dari beberapa jenis model rajutan. Dan sebenarnya memang, bagi kebanyakan orang, pengetahuan tentang jenis-jenis rajutan bahan kaos oblong tak begitu menarik perhatian. Namun untuk Anda yang mulai bergelut di bidang sablon dan bordir kaos atau jenis usaha lain yang berhubungan, memahami jenis rajutan kaos dapat menjadi pengetahuan yang berguna di kemudian hari. Karena jenis rajutan kaos tentu akan menentukan sifat kaos ketika dikenakan, serta berkaitan dengan tujuan penggunaan kaos tersebut nantinya. Ada beberapa jenis rajutan kaos oblong yang perlu Anda ketahui. Yuk kita pelajari sama-sama setiap rajutan dan kegunaannya.

Single Knit. 
Contoh paling umum kaos yang menggunakan rajutan single knit adalah kaos jenis Cotton Combed. Biasanya ditulis Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s, dengan huruf S berarti single knit. Secara teknis, single knit berarti rajutan jarum single. Sehingga penggunaan bahan kaos hanya untuk satu permukaan saja, tak dapat digunakan secara bolak balik atau dua permukaan. Jenis rajutannya rapat, bahan padat, dan tidak terlalu lentur. Permukaan kaos halus dan tidak berpola (pattern). Sebagian besar kaos polos umumnya menggunakan jenis rajutan single knit. Jenis kaos dengan rajutan ini memiliki sifat rapi dan nyaman, mudah menyerap keringat, kuat dan tahan lama.

Double Knit
Contoh kaos yang memakai rajutan double knit adalah kaos Cotton Combed 20d, 24d, 30d, 40d, dengan huruf d berarti double knit. Sebutan lain untuk rajutan ini adalah interlock. Secara teknis, double knit berarti rajutan jarum double, sehingga keuntungannya, bahan kaos dapat digunakan bolak-balik, atau dua permukaan. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, lembut, dan lebih lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan double knit adalah pakaian bayi dan anak-anak.

Pique atau Lacoste Pique atau Lacoste 
Adalah rajutan dengan tekstur atau motif. Penggunaannya pun hanya satu permukaan, tidak bolak balik. Jenis rajutan ini dapat bertekstur bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Anda pasti sudah mulai menebak kaos apa yang memiliki model rajutan Pique atau Lacoste. Benar sekali, rajutan ini paling sering digunakan pada kaos polo shirt atau kaos berkerah. Meski tak terlalu mahir menyerap keringat, kaos berkerah dengan rajutan ini memberikan kesan penampilan yang lebih ‘eksklusif’ bagi pemakainya. Sehingga kaos polos shirt banyak digunakan untuk acara-acara kantor, olahraga golf, dan lain-lain.

Triper atau Yarn Dye 
Secara teknis, striper atau yarn dye adalah jenis rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaannya hanya satu permukaan saja. Jenis rajutannya bisa single knit atau double knit. Penggunaan model rajutan kombinasi ini biasanya pada kaos orang dewasa.

Drop Needle Drop Needle 
Adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. kaos dengan rajutan ini bisa digunakan bolak balik (dua permukaan). Jenis rajutannya bertekstur garis lurus vertikal, sehingga terasa lembut, dan lentur. Kaos singlet adalah salah satu contoh kaos yang menggunakan tipe rajutan Drop Needle.

Beberapa Manfaat Kaos Oblong

Model kaos oblong memang tidak bisa kita pungkiri, terkesan kurang sopan untuk dipakai pada acara resmi. Namun walau begitu ternyata banyak manfaat yang bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari terlebih anak-aak muda sampir semua menyukai dan mengenakan pakaian kaos oblong, bahkan saya pribadi entah kenapa dari saat remaja dulu sampai sekarang sangat suka memakainya. Kaos oblong adalah jenis pakaian casual, sangat cocok untuk bersantai, jalan-jalan atau berkumpul bareng teman.

Lalu apa manfataat dari kaos oblong? Ternyata banyak kegiatan atau hal-hal tertentu yang disana memanfaatkan pakaian berbahan dasar kaos

Pakaian santai sehari-hari

Saat kita bersantai untuk jalan-jalan atau sedang berada di rumah, tentu sangat tidak nyaman kalau kita memakai jas atau kemeja. Maka pakaian berbahan kaos sangat berperan dan tentunya sangat cocok untuk kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari di kala kita bersantai atau sedang liburan

Seragam perusahaan

Yang saya maksud disini adalah bukan untuk seragam kerja, walaupun ada pada hari-hari tertentu kaos berkrah bisa digunakan. Tapi yang paling banyak pemanfaatan kaos adalah dikala ada acara atau moment-moment tertentu yang berkaitan dengan perusahaan

Pakaina olah raga

Kostum yang digunakan untuk olah raga bisa kita pastikan akan menggunakan pakaian berbahan kaos. Alasannya karena lebih lentur, nyaman dipakai dan jenis-jenis bahan kaos tertentu bisa menyerap keringat. Bisa kita bayangkan kalau kita berolah raga menggunkan kemeja dan celana yang bahannya sama seperti bahan untuk celana kala kita bekerja? Tentu merepotkan, tidak nyaman bahkan mungkin bisa membuat kita gatal karena ruam keringat.

Souvenir

Nah ini dia, sebuah souvenir untuk teman-teman kita, rekan kerja atau sebuah perusahaan yang memberikan cendera mata untuk para konsumennya, maka apabila souvenir tersebut berupa pakainan sudah barang tentu lebih banyak yang menggunakan kaos. Kenapa kaos? Perusahaan atau produsen tertentu dibalik membagi-bagikan souvenir biasanya diselipi maksud tertentu. Apa itu? sudah tentu ia akan mempromosikan perusahaan atau produknya. Biasanya kaos yang dibagi-bagikan akan dia beri label atau logo perusaahan tersebut, maka kaosakan lebih cocok untuk hal itu

Seragam komunitas

Selain beberapa hal di atas, kaos juga biasanya digunakan untuk seragam-seragan komunitas tertentu. Modelnya bisa bermacam-macam, bisa kaos oblong, pollo shirt atau kaos berkrah, kaos raglan dll

Itulah diantara beberapa pemanfaatan kaos untuk kehidupan kita, dan tentunya masih banyak lagi selain dari yang tertulis diatas

10 Tips Merawat Kaos Oblong

 Kaos oblong merupakan pakaian praktis yang sering digunakan pada saat suasana santai. Namun banyak di antara kita yang lupa bahkan ada juga yang tidak tahu cara merawat kaos oblong agar tahan lama. Berikut tips mencuci kaos oblong favorite anda agar tetap awet dan nyaman di pakai.

1. Kaos oblong tidak boleh direndam terlalu lama

Usahakan pada saat merendam kaos oblong tidak lebih dari 1 jam untuk kaos oblong yang sudah lama, sedangkan untuk merendam kaos polos baru tidak boleh lebih dari 30 menit. Deterjen bisa menyebabkan sablon kaos oblong favorite kita cepat rusak. Baik itu kaos oblong cowok ataupun kaos oblong cewek.
2. Kaos oblong harus pisahkan saat dicuci
Maksudnya adalah pisahkan antara kaos oblong yang berwarna kuat (hitam, merah, biru, hijau) dengan kaos oblong lain yang berwarna putih. Bersiap kalau ada kaos oblong yang luntur. Pisahkan juga kaos oblong yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena jika dicampur nanti hanya akan mentransfer kotoran saja (Biasanya kaos oblong pria akan lebih kotor dari kaos oblong wanita)
3. Kaos oblong jangan disikat
Jika saat mencuci kaos oblong kita menyikat terlalu keras, maka bisa merusak sablon kaos oblong tersebut. Juga hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori pada kaos oblong.
4. Kaos oblong harus di jemur terbalik
Sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos oblong dan sablon kaos anda akan memudar. Oleh karena itu sebelum menjemur kaos oblong yang telah di cuci sebaiknya di balik terlebih dahulu agar sablon kaos tidak langsung menghadap ke matahari.
5. Kaos oblong jangan digantung saat menjemur
Jangan menggantung kaos oblong pakai hanger, karena bisa membuat leher kaos oblong kita melar. Kecuali mungkin setelah kering jadi kaos oblong tidak terlalu berat seperti di tempat jual kaos oblong.
6. Hindari pemutih saat mencuci kaos oblong
Pemutih pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang bisa menyebabkan sablon kaos anda menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos oblong menjadi cepat tipis dan kasar. Walaupun kaos oblong mahal atau dibeli secara shopping online / shop online, itu bukan jaminan karena zat kimia tersebut bersifat merusak.
7. Hindari mencuci kaos oblong dengan mesin cuci
Sebaiknya cuci kaos oblong anda secara manual/menggunakan tangan. Karena mesin cuci dapat membuat kaos oblong anda menjadi melar, sablon kaos cepat rusak, dan pori-pori kaos oblong akan menjadi kasar. Hal ini dikarenakan saat berputar kaos oblong akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kaos oblong yang ada disekitarnya.
8. Kaos oblong harus di setrika
Agar awet selalu setrika kaos oblong anda setelah selesai dicuci dan dijemur. Juga pastikan kaos oblong disetrika pada keadaan kering.
9. Kaos oblong Keren bukan untuk tidur
Agar awet, jangan pakai kaos oblong favorite anda untuk tidur, hal ini di karenakan sadar atau tidak pada saat kita tidur pasti kita berkeringat, keringat ini bisa membuat kaos oblong kita cepat kotor dibagian leher.
10. Pakailah kaos oblong seperlunya
Pakailah kaos oblong favorite anda yang paling keren seperlunya, sayang kan kalo kaos oblong favorite kita cepat rusak gara-gara keseringan dipakai

Nah itu tadi sedikit tips yang bisa saya bagikan, semoga anda bisa mempelajari dan mempraktekan tips-tips merawat kaos oblong agar lebih awet. Terima kasih.

Cara Merapikan Kaos Oblong Tanpa Disetrika

Terkadang untuk seorang pria berkeluarga yang sedang jauh dari "ibu negara" atau seorang lajang, pekerjaan mencuci dan menyetrika merupakan sebuah pekerjaan yang membuat malas untuk dilakukan. Untuk merapikan kaos oblong sebetulnya tidak selalu harus disetrika, dan ternyata ada banyak cara untuk membuat kaos oblong menjadi rapi setelah dicuci. Beberapa cara sederhana berikut mungkin bisa menjadi solusi.

Lakukan cara berikut pada saat menjemur. Orang Jepang, mengambil dua manfaat dari menjemur pakaina. Menjemur, selain membuat kering kaos oblong setelah dicuci juga bisa merapikannya dari kusut. Orang Jepang menggunakan gantungan bentuk kotak untuk menjemur kaos oblong dan pakaina lain dan jenis gantungan ini memang sedikit berbeda dari gantungnan yang biasa kita pakai.

Hair Dryer juga ternyata bisa membantu. Caranya dengan menggantung pakaian lalu semprotkan hair dryer pada permukaan pakaina. Tetapi Anda harus hati-hati untuk menghindari hal yang tak diinginkan,dan posisi pakaian harus dalam keadaan terbalik (luar dalamnya). Jarak yang ideal antara permukaan pakaian dengan hair dryer adalah 1-2 cm untuk menghindari kaos terbakar karena kepanasan karena kaos yang berbahan dasar katun/kapas apabila terbakar akan langsung menimbulkan kaos berlubang.

Gunakan handuk kering. Ternyata handuk yang kering juga bisa dimanfaatkan untuk merapikan pakaian. Caranya, ambil sebuah handuk kering yang belum kita pakai. Langka berikutnya kita letakkan kaos oblong pada bidang datar, lalu kita letakkan handuk yang kering tadi diatas permukaan kaos oblong. Walau terlihat sederhana cara ini mampu menghilangkan sedikit kusut pada kaos.

Semprotan air. Cara sederhana berikutnya yang bisa kita lakukan yakni dengan menggunakan air yang dimasukan kedalam semprotan. Semprotkan pada bagian yang kusut pada pakaian, lalu kibas-kibaskan pakaina secara keseluruhan. Cara sederhana ini bisa membantu menghilangkan kusut dan kusam pada permukaan kaos oblong walaupun tanpa menggunakan seterika.

Kalau Anda mempunyai cairan pewangi pakaina, ini juga bisa membantu. Caranya cukup mudah, Gantungan pakaina kita tempatkan di luar supaya terangin-angin, lalu semprotkan pewangi pakaina pada permukaan kaos oblong terutama bagian yang terlihat kusam. Selain cara ini akan membuat kaos oblong lebih rapi juga bisa membuat kaos menjadi lebih harum, dan menghilangkan kusut setelah kering dicuci.

Kaos oblong disimpan dengan cara digulung. Cara sederhana ini sering dilakukan para tentara militer. Mereka mengemas pakaian ke dalam ransel dengan cara menggulungnya. Cara ini selain bisa menjaga pakaian tetap rapi juga untuk membuat tas ransel lebih efisien karena bisa menampung lebih banyak. Caranya melipatnya sama seperti kita melipatnya saat hendak disimpan dilemari, Hanya saja, setelah kaos terlipat dengan sempurna lalu kita gulung secara perlahan sehingga gulungan kaos terlihat rapi. Selanjutnya, kaos yang telah tergulung rapi kita simpan di bawah sebuah benda yang berat seperti di bawah kasur atau tempat-tempat lain. Biarkan dalam jangka waktu yang agak lama dan cara ini bisa membantu merapikan kaos oblong tanpa bantuan seterika.

Dan masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat kaos menjadi rapi dan tidak kusut setelah dicuci walaupun tidak serapi kalau kita menggunakan alat setrika, setidaknya bisa membantu disaat-saat darurat

Asal Nama Kaos Raglan


Kaos raglan itu apa dan bentuknya seperti apa sih ? Itu yang terlintar dalam pikiran saya dulu awal mendengar istilah kaos raglan. Sebetulnya tau rupa dan sering memakainya sudah dari sejak lama – karena entak kenapa saya sangat suka memakai pakaina kaos – tatapi saya tidak tau kalau kaos jenis tersebut adalah memiliki nama kaos raglan, dan saya baru tahu nama model kaos tersebut setelah mendirikan usaha kaos.

Model kaos raglan merupakan jenis model yang memiliki keunikan tersendiri. Keunukan dan ciri khas kaos raglan terletak pada potongan berbentuk diagonal yang berada pada bahu dan lengan dan biasana berbeda warna antara bahan untuk badan dan tangan. Jenis kaos raglan ada yang pertangan pendek, tangan 3/4 dan tangan panjang. Pada awalnya kaos model raglan ini digunakan untuk kaos olahraga baseball atau kasti, maka jangan heran kalau sebagian orang menamai jenis kaos ini dengan kaos baseball karena identik dengan olahraga tersebut.

Dari mana asal mula nama kaos raglan ? Kita sama - sama tau kalau sebagian model pakaian di negara kita diadopsi dari barat. Seperti halnya kaos oblong masuk ke Indonesia konon dibawa oleh orang Belanda, begitupun kaos raglan yang masih turunan dari kaos oblong. Dalam kesehariannya Fitzroy sangat suka memakai mantel yang bentuk jahitan pada bagian lengannya sama dengan bentuk jahitan kaos raglan pada saat ini. Maka dari itu model kaos tersebut pada masa sekarang ini kita namai dengan " Kaos Raglan " dan nama Raglan sendiri adalah nama desa dimana tempat Fitzroy berasal.

Definisi Kaos Oblong


Kenapa kaos oblong disebut juga T-Shirt ? Konon karena bentuknya seperti huruf T dan juga karenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt"

Apa itu kaos oblong ? Bagai mana sejarah awal mula adanya kaos oblong ? Definisi yang bersumber dari Wikipedia, Kaos oblong atau disebut juga sebagai T-shirt adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaus oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester (atau gabungan keduanya).

Mode kaus oblong meliputi mode untuk wanita dan pria, dan dapat dipakai semua golongan usia, termasuk bayi, remaja, ataupun orang dewasa. Kaus oblong pada mulanya digunakan sebagai pakaian dalam. Sekarang kaus oblong tidak lagi hanya digunakan sebagai pakaian dalam tetapi juga sebagai pakaian sehari-hari.

T- Shirt atau kaos oblong pada awalnya digunakan sebagai pakaian dalam tentara Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf "T", atau di karenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt"
Kaos Wikimedia Bebaskan Pengetahuan

Masyarakat umum belum mengenal penggunakan kaos atau T-Shirt dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, para tentara yang menggunakan kaos oblong tanpa desain ini pun hanya menggunakannya ketika udara panas atau aktivitas-aktivitas yang tidak menggunakan seragam. Ketika itu warna dan bentuknya (model) itu-itu melulu. Maksudnya, benda itu berwarna putih, dan belum ada variasi ukuran, kerah dan lingkar lengan.

T-shirt alias kaos oblong ini mulai dipopulerkan sewaktu dipakai oleh Marlon Brando pada tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway, AS. T-shirt berwarna abu-abu yang dikenakannya begitu pas dan lekat di tubuh Brando, serta sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. dan film Rebel Without A Cause (1995) yang dibintangi James Dean. Pada waktu itu penontong langsung berdecak kagum dan terpaku. Meski demikian, ada juga penonton yang protes, yang beranggapan bahwa pemakaian kaos oblong tersebut termasuk kurang ajar dan pemberontakan. Tak pelak, muncullah polemik seputar kaos oblong.

Polemik yang terjadi yakni, sebagian kalangan menilai pemakaian kaos oblong – undershirt – sebagai busana luar adalah tidak sopan dan tidak beretika. Namun di kalangan lainnya, terutama anak muda pasca pentas teater tahun 1947 itu, justru dilanda demam kaos oblong, bahkan menganggap benda ini sebagai lambang kebebasan anak muda. Dan, bagi anak muda itu, kaos oblong bukan semata-mada suatu mode atau tren, melainkan merupakan bagian dari keseharian mereka.

Polemik tersebut selanjutnya justru menaikkan publisitas dan popularitas kaos oblong dalam percaturan mode. Akibatnya pula, beberapa perusahaan konveksi mulai bersemangat memproduksi benda itu, walaupun semula mereka meragukan prospek bisnis kaos oblong. Mereka mengembangkan kaos oblong dengan pelbagai bentuk dan warna serta memproduksinya secara besar-besaran. Citra kaos oblong semakin menanjak lagi manakala Marlon Brando sendiri – dengan berkaos oblong yang dipadu dengan celana jins dan jaket kulit – menjadi bintang iklan produk tersebut.

Mungkin, dikarenakan oleh maraknya polemik dan mewabahnya demam kaos oblong di kalangan masyarakat, pada tahun 1961 sebuah organisasi yang menamakan dirinya “Underwear Institute” (Lembaga Baju Dalam) menuntut agar kaos oblong diakui sebagai baju sopan seperti halnya baju-baju lainnya. Mereka mengatakan, kaos oblong juga merupakan karya busana yang telah menjadi bagian budaya mode.

Kaos Oblong di Indonesia

Di Indonesia, konon, masuknya benda ini karena dibawa oleh orang-orang Belanda. Namun ketika itu perkembangannya tidak pesat, sebab benda ini mempunyai nilai gengsi tingkat tinggi, dan di Indonesia teknologi pemintalannya belum maju. Akibatnya benda ini termasuk barang mahal.

Namun, kaos oblong baru menampakkan perkembangan yang signifikan hingga merambah ke segenap pelosok pedesaan sekitar awal tahun 1970. Ketika itu wujudnya masih konvensional. Berwana putih, bahan katun-halus-tipis, melekat ketat di badan dan hanya untuk kaum pria. Beberapa merek yang terkenal waktu itu adalah Swan dan 77. Ada juga merek Cabe Rawit, Kembang Manggis, dan lain-lain. Dan tren kaos oblong rupa-rupanya direkam pula oleh Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaos Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).

Tahun 1980 an dunia kaos oblong dikuasai oleh industri kreatif. Muncul merek-merek terkenal seperti C59 dari Bandung, JOGER dari Bali, dan DAGADU dari Yogyakarta. Kaos-kaos ini terkenal dengan designnya yang unik dan menarik. Selain merek-merek tersebut, dunia kaos indonesia dikuasai oleh beberapa merek terkenal yang dijual di supermarket seperti merek HAMMER, POSHBOY, OSELLA, dan masih banyak lagi. Sebagian dari merek-merek terkenal ini masih bertahan, namun sebagian yang lain sudah tidak beredar di pasaran.

Tahun 1990 an adalah tahun dimana dunia kaos Indonesia diramaikan oleh maraknya insan-insan kreatif yang menjual kaos dengan design sendiri dan memproduksi sendiri, serta menjual di toko sendiri. Mereka inilah yang dikenal sebagai Distro Clothing. Distro sendiri merupakan singkatan dari "Distribution Outlet" yang berarti toko yang mendistribusikan atau menjual barang-barang unik termasuk kaos.

Sumber tulisan : wikipedia.org

Jenis-Jenis Mesin Jahit Untuk Kaos

Mesin jahit merupakan alat terpenting untuk menunjang usaha konveksi. Mesin jahit memiliki fungsi untuk menyatukan potongan-potongan kain yang telah dipola dan dipotong menjadi bagian-bagian pakaian dengan bantuan benang hingga terbentuk sebuah pakaian sesuai dengan pola dan bentuk yang diinginkan. Mesin jahit merupakan sebuah teknologi, kalau pada zaman dahulu orang mejahit dengan cara tradisional dengan tangan tetapi kini seiring perkembangan zaman cara menjahit pun mudah menggunakan metode yang jauh lebih canggih.

Dalam perkembangannya, mesin jahit pun terus mengalami kemajuan. Mulai dari mesin jahit manual, yaitu mesin jahit klasik yang beroperasi tanpa listrik yang terdiri dari mesin jahit manual menggunakan tangan (mesin jahit duduk, dikayuh dengan tangan), mesin jahit kayuh (dikayuh dengan kaki), mesin jahit tangan (berbentuk seperti staples).

 

Selanjutnya mesin jahit mengalami perkembangan menjadi mesin elektrik, yaitu mesin jahit dengan tenaga listrik yang digerakkan oleh motor listrik atau dinamo, dan yang tercanggih adalah mesin jahit komputer atau mesin jahit otomatis. Mesin ini mampu menjahit sesuai dengan perintah dari komputer yang settinganya bisa disesuaikan oleh pengguna mesin tersebut, pada mesin jahit otomatis terdapat banyak panel pengaturan.

 

Dalam usaha konveksi dikenal beberapa jenis mesin jahit yang memiliki fungsi, kecepatan, dan hasil jahitan yang berbeda. Untuk konveksi kaos sendiri dibutuhkan beberapa mesin jahit khusus, berikut ini beberapa macam mesin jahit yang digunakan untuk kaos:

Mesin jahit high speed

 

Mesin jahit ini memiliki kecepatan tinggi dan baik bila digunakan untuk bahan kaos. Jahitan yang dihasilkan stabil dan rapi.

 

Mesin Obras Benang 4

 

 

Mesin obras jenis ini menghasilkan jahitan yang hampir sama dengan jahitan mesin obras biasa, namun berbeda fungsi. Pada mesin obras kaos, selain berfungsi merapikan jahitan, juga digunakan untuk menjahit. Berbeda dengan mesin obras biasa hanya untuk merapikan jahitan dengan cara memotong tepian kain.

 

Mesin Jahit Overdeck

 

Pada beberapa konveksi, mesin overdeck ini ada juga yang menyebutnya mesin kamput. Mesin jahit overdeck berguna untuk menjahit klim pada tepian atau ujung kaos, biasanya jahitan overdeck terdapat pada ujung tangan dan bagian bawah kaos. Selain itu mesin overdeck juga digunakan untuk membuat lis pada training dan kaos olah raga juga bisa untuk menjahit krah kaos bagian dalam.

 

Mesin Jahit Jarum Dua Rantai

 

 

Mesin ini biasa digunakan untuk menjahit kaos-kaos distro. Mesin ini menghasilkan jahitan rantai dua baris. Kualitas jahitan yang dihasilkan sangat bagus dan halus. Jahitan dua rantai ini merapikan bagian bahu atas, yang menghubungkan krah dengan lengan kaos.

 

Selain keempat mesin di atas, ada juga mesin pendukung, seperti mesin jahit lubang kancing untuk membuat lubang kancing pada polo shirt dan mesin jahit pasang kancing yang bisa secara otomatis memasang kancing

 

Mesin jahit konveksi kaos memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Hasil jahitan yang dihasilkan pun berfungsi untuk merapikan bagian-bagian tertentu. Untuk itu, pemilihan penggunaan mesin jahit konveksi kaos haruslah memperhatikan kegunaan dan fungsi tersebut. Untuk kualitas yang maksimal, sebuah konveksi kaos yang bagus biasanya memiliki mesin jahit konveksi kaos yang lengkap.

Mengenal Bahan Fleece dan Lacost

Fleece (dibaca flis) adalah jenis bahan yang biasana digunakan untuk membuat jumper, sweater dan hoodie. Fleece yang biasa saya temui di pasaran (Purwokerto dan sekitarnya) adalah fleece jenis bukan katun yaitu fleece PE (Polyester) dan CVC. Supaya sobat Kasuba tidak bingung dengan istilah fleece sekarang kita jelaskan dulu apa itu definisi dari istilah-istilah bahan yang telah disebut. Fleece adalah nama/jenis bahan


sedangkan Katun, CVC dan PE adalah jenis dari bahan baku fleece tersebut.

Sobat Kasuba, Dari segi harga fleece katun adalah yang paling mahal tapi menurut saya kalau dibandingkan PE dan CVC, fleece katun memiliki  banyak kekurangannya. Ini adalah kekurangan fleece katu

1. Setelah sering dicuci, kena air hujan dan panas warna fleece katun mudah sekali pudar
2. Saat diraba dengan tangan (handfeel) terasa lebih kasar
3. Fleece katun lama kelaman bulu dibagian dalam akan mengumpal seperti gembel. Berbeda denga PE dan CVC yang akan tetap teruarai.

Postingan ini penting untuk diperhatikan supaya kita tahu ketika anda akan memesan jumper dan hoodie, anda sudah tahu dan memantapkan pilihan fleece apa yang akan anda tentukan

Yang kedua adalah bahan lakos. Nama lakos itu sendiri sebetulnya berasal dari nama sebuah merek T-Shirt yaitu merk Lacoste. Bahan jenis lakos biasanya untuk kaos jenis polo shirt atau kaos berkrah. Lakos juga terdiri dari bahan dasar katun, PE, CVC dan Pique. Bahan lakos katun juga sama memiliki kekurangan yaitu bahan akan susut setelah dicuci dan akan membuat bentuk kaos menjadi aneh. Dan untuk bahan lakos, lakos pique lah yang paling bagus.

Mungkin persepsi kita selama ini bahwa bahan kaos katun adalah jenis bahan yang paling berkualitas. Hal itu betul kalau untuk bahan kaos bahwa bahan katun adalah bahan yang terbaik tapi lain lagi untuk bahan fleece. Hal ini juga sebagai bahan edukasi untuk konsumen supaya pada saat konsumen mau memesan pakaian ia telah tau spesifikasi bahan dan kualitas sehingga tidak ada salah persepsi dan penyesalan. Semoga bermanfaat.

Macam-Macam Jenis Tinta Sablon

Tinta sablon tersedia dalam berbagai macam jenis. Masing-masing memiliki karakteristik dan aplikasi penggunaan yang khusus. Masing-masing tinta sablon dibuat untuk dapat disablonkan ke satu atau beberapa jenis bahan tertentu, seperti misalnya; tinta plastik tentunya khusus

digunakan untuk menyablon diatas bahan-bahan plastik.

Berikut ini adalah beberapa jenis tinta yang dapat kita temui di pasaran dan aplikasi penggunaannya :

Tinta waterbase / Basis Air

Tinta Rubber / karet / GL : digunakan untuk sablon diatas bahan textile, terutama di bahan kaos. Memiliki karakteristik seperti karet yang dapat melar bila ditarik. Tinta rubber banyak sekali tersedia dalam berbagai macam kualitas. Tinta rubber yang bagus dapat kita kenali dari daya tutupnya, hasil sablonannya apakah lembut atau kasar, dan juga tingkat elastisitasnya ( apakah bila ditarik dia akan melar dan tidak retak ).

Rubber Transparant : merupakan tinta rubber yang memiliki karakteristik transparansi, sehingga dapat digunakan dalam proses sablon separasi ( tumpuk 4 warna ) karena sifatnya yang transparan, sehingga lapisan warna atas dapat depengaruhi oleh lapisan warna yang ada dibawahnya.

Tinta Extender / Medium : digunakan untuk sablon diatas bahan textile, terutama di bahan kaos. Memiliki karakteristik transparansi / bening, sehingga tidak dapat digunakan pada bahan kain yang berwarna gelap. Jenis tinta ini memiliki permukaan yang halus bila kita sentuh, karena dia dapat menyerap ke pori – pori kain dengan baik. Tinta extender dapat juga digunakan untuk menyablon dengan teknik separasi ( tumpuk 4 warna ).

Tinta Soft White : digunakan untuk sablon diatas bahan textile, terutama di bahan kaos. Pada awalnya tinta jenis ini digunakan untuk menghasilkan efek vintage atau grunge yang samar – samar, karena karakteristiknya yang halus namun dapat disablonkan ke bahan berwarna gelap. Namun akhir-akhir ini softwhite juga banyak digunakan untuk sablon kaos yang menggunakan teknik raster ( gambar gradasi ), yang biasanya cukup sulit untuk diperoleh saat menggunakan tinta jenis rubber. Tinta softwhite, memiliki karakteristik warna putih yang soft sesuai dengan namanya, jadi jangan berharap untuk mendapatkan warna putih tebal bila hendak menggunakan tinta jenis ini.

Tinta Foaming : sering juga disebut dengan tinta timbul / busa, karena karakteristik tinta ini yang dapat mengembang bila terkena press panas. Digunakan untuk menghasilkan efek timbul / foaming pada sablonan diatas bahan textile / kaos.

Tinta Metalic : umtuk menghasilkan warna emas atau silver, maka diperlukan tinta jenis metalic. Tinta metalic terdiri dari 2 komponen, yaitu : binder metalic dan serbuk metalic. Sebaiknya keduanya dicampur pada saat hendak menyablon ( dadakan ) untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih cemerlang, karena tinta jenis ini bisa mengalami proses oksidasi, yaitu proses perubahan warna kearah yang lebih gelap.

 

Tinta Special Effect – untuk textile / kain

Tinta Discharge ( cabut warna ) : tinta jenis ini memiliki efek khusus yang dapat mencabut/ menghilangkan warna pada kain katun. Sebagaimana yang kita ketahui, kain katun yang berwarna-warni sebenarnya telah melewati proses pencelupan warna. Tinta discharge dapat digunakan untuk menghilangkan kembali pewarna yang sudah menempel di benang kain, sehingga mengembalikan warna benang kain itu ke warna asalnya ( bila warna benang putih maka hasil cabut warna akan terlihat putih kembali ). Dengan teknik sablon, maka tinta discharge bisa menghasilkan sebuah efek yang menawan, karena hanya bidang yang disablon saja yang akan menghasilkan efek pencabutan warna, sehingga tekstur dan warna yang dihasilkan seperti menyatu dengan bahan kain ( karena memang demikian ).

Tinta Glitters : sebenarnya tidak tepat bila disebut tinta karena merupakan campuran dari lem glitters dan serbuk glitters itu sendiri. Tinta glitters menghasilkan efek gemerlap sesuai dengan jenis glitters yang digunakan. Beberapa jenis efek glitters yang dapat anda temui di pasaran, diantaranya adalah ; glitters metalic, glitters rainbow, glitters hologram, glitters hexagon, dsb. Ada dua cara untuk menyablon dengan tinta glitters. Pertama, disablon dengan dicampurkan bersama lemnya ( menggunakan kain screen yang sangat kasar : T-12 SL ). Kedua, dengan menyablonkan terlebih dahulu lem glitters, kemudian glitters tersebut ditaburkan ke atas sablonan lem yang masih basah ( bisa menggunakan kain screen dengan ukuran standart untuk menyablonkan lemnya, mis : T-48 / T-54 ).

Elastic Binder : merupakan tinta / binder yang berkarakteristik sangat lentur. Dapat digunakan untuk menyablon diatas kain yang berpori – pori kasar atau lentur, seperti ; kain sweater, kain spandex, kain rajut, dsb.

Tinta Plastisol : tinta plastisol sebenarnya tidak dapat digolongkan dalam kategori tinta waterbase karena merupakan tinta berbasis minyak / oilbase. Tinta jenis ini memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan tinta jenis waterbase untuk textile lainnya, diantaranya ; tidak mudah kering di screen, daya tutup yang sangat baik, bisa dibuat tebal sekali sehingga menghasilkan efek timbul yang sangat kentara, dsb. Sayangnya, tinta plastisol ini memerlukan peralatan yang cukup mahal untuk proses pengeringannya, seperti ; mesin conveyor curing dan flash curing yang berharga jutaan hingga puluhan juta untuk memilikinya. Tinta plastisol sendiri juga bisa dibagi menjadi beberapa jenis, seperti ; all purpose Ink, High Opacity, High Density Plastisol, Cork Base, Natural Suade, dsb. Salah satu kelemahan dari tinta plastisol ini adalah hasil sablonannya tidak bisa di setrika atau di dry clean karena bisa membuatnya rusak / meleleh.

Foil Transfer : sama seperti glitters, foil transfer bukanlah tinta sablon, karena terdiri dari lem foil dan kertas foil sebagai penghasil efeknya. Teknik sablonnya sederhana, anda hanya perlu menyablonkan lem foil sesuai gambar yang ingin ada beri efek foil, lalu tempelkan potongan kertas foil ke atas lem yang sudah mengering dan lakukan heat press atau cold press untuk transfer efeknya.

Flocking : merupakan sebuah efek beludru yang dapat kita dapatkan dengan cara transfer atau dengan meniupkan serbuk beludru keatas lem flocking yang sudah mengering ( dengan bantuan mesin magnetik blower ). Sebagai pemula, bila anda ingin mencoba efek ini, maka lebih baik dengan menggunakan teknik transfer, yaitu dengan membeli flocking paper siap pakai, karena mesin magnetik blower berharga cukup mahal, sehingga investasi yang perlu anda keluarkan cukup besar.

Tinta Glow in the Dark : tinta ini punya efek bercahaya saat di tempat gelap. Sebenarnya tinta ini merupakan campuran antara serbuk fosfor yang mampu menyerap cahaya dan memendarkannya kembali saatgelap ( efeknya dalam waktu terbatas ) dengan tinta yang berkarakteristik transparant, seperti misalnya : rubber transparant atau tinta extender. Tinta jenis ini hanya dapat menghasilkan efek yang baik diatas warna terang, sehingga bila hendak disablonkan di atas kain berwarna gelap, maka perlu dilakukan underbase ( dasaran ) berwarna terang terlebih dulu.

Crack Binder : tinta jenis ini dapat menghasilkan efek retakan yang natural, sangat menawan bila anda hendak menyablon dengan tema vintage atau grunge.

 

Tinta Basis Minyak / Solvent Base

Tinta PVC : untuk menyablon diatas bahan/media ; kertas, mika, PVC, acrilyc, kulit sintetis, kayu, dll. Menggunakan minyak pencampur M 3 sebagai pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Tinta PVC mudah untuk digunakan karena tidak mudah kering di screen.

Tinta Polymate : untuk menyablon diatas bahan/media ; plastik PP, PE, atau HDPE ( Kresek ). Menggunakan minyak pencampur M 4 sebagai pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Tinta polymate perlu diproses terlebih dahulu sebelum digunakan untuk menyablon, karena tinta yang baru dibeli biasanya sangat cepat mengering di atas screen. Sebelum digunakan, tinta polymate dicampur dengan M 4 secukupnya dan dibiarkan dalam keadaan tutup kaleng terbuka untuk beberapa lama ( kurang lebih 20 – 24 jam ), bila sempat sesekali aduk kembali dan tambahkan M 4. Setelah tinta agak mengental, maka dapat segera digunakan dengan nyaman untuk menyablon ( tidak cepat kering ).

Tinta Polytuff : mirip dengan tinta polymate, namun dengan minyak pencampur therfin sebagai pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Biasanya digunakan untuk menyablon karung plastik.

Tinta Nylon : untuk menyablon diatas bahan/ media nylon atau kain polyester ( bahan tas ). Menggunakan minyak pencampur M 3 sebagai pengencer ( solvent ) dan pembersihnya. Tinta nylon mudah untuk digunakan, dan terkadang memerlukan campuran catalyst ( penguat ) untuk bahan nylon tertentu.

Tinta Heavy Duty / Industrial : ada banyak jenis tinta dalam kategori ini yang disesuaikan dengan kebutuhan dan media yang akan di sablon seperti misalnya ; tinta untuk metal, kaca/ gelas, keramik, hard plastik, coated metal, PS, ABS, dsb.

Tinta-tinta sablon yang disebutkan diatas sebenarnya hanya mewakili beberapa saja dari jenis-jenis tinta sablon yang ada di pasaran dan yang sering digunakan. Sebagai pemula, adalah lebih baik untuk anda tidak memusingkan mengenai banyaknya kategori tinta yang ada, karena seiring waktu dan banyaknya projek sablon yang anda kerjakan akan membantu meningkatkan pengetahuan anda akan jenis tinta yang cocok untuk digunakan pada projek yang akan anda kerjakan nantinya.

 

Sumber:

http://alatsablon.wordpress.com